Dulu aku pernah membahas perihal cita-cita. Ya, cita-cita. Sesuatu dimana jika dewasa nanti profesi apa yang akan kau pilih untuk menjalani kehidupan. Layaknya seperti anak-anak di usia itu, Aku sangat bersemangat mendengar hal-hal yang terkesan baru, begitupun ketika Aku mengetahui kata "cita-cita", Uuuh, otak kecilku melompat-lompat membayangkannya. Sebuah kata yang menarik, pekikku dalam hati. Kala itu aku sedang berkumpul dengan lima kawanku. Tak kalah heboh denganku, kawan-kawanku pun turut bersemangat jingkrak-jingkruk perihal membahas cita-cita. Ada yang berkata "aku ingin menjadi arsitek", di sisi lain kawanku yang satu lagi berteriak "aku ingin menjadi tentara", tapi setelah itu kami semua tertawa terbahak. Bagaimana tidak, yang berteriak ingin menjadi tentara itu namanya Endi, anak yang tubuhnya paling kecil diantara kami semua. Tentu terlihat sangan lucu si Endi dengan suara cemprengnya mengatakan hal itu. Yang ditertawakan terdiam,...